Senin, 18 Okt 2021
  • Selamat datang Calon siswa baru di SMK Negeri 1 Kemangkon

BUDIKDAMBER (BUDIDAYA IKAN DENGAN MEDIA EMBER)

Sumber : https://vinus.id/eara-encer-budidaya-ikan-dalam-ember/

Sebagai bentuk upaya memutus penyebaran rantai virus Covid-19, Pemerintah Indonesia memberlakukan aturan bagi masyarakat Indonesia untuk menerapkan sistem Work From Home (WFH). Kegiatan WFH ini tak jarang membuat masyarakat mulai mencari kegiatan untuk mengisi waktu luang, salah satunya dengan melakukan kegiatan Urban Farming.


Urban Farming atau biasa disebut dengan pertanian di perkotaan adalah pemanfaatan ruang terbuka menjadi lahan hijau untuk menghasilkan produk pertanian, dimana kegiatan pertanian ini dilakukan oleh masyarakat perkotaan dengan menggunakan sistem organik. Konsep urban farming ini bisa membantu masyarakat menghasilkan bahan pangan sendiri sehingga salah satu keuntungannya adalah mempersingkat waktu distribusi hasil pertanian. Selain diterapkan pada pertanian dan perkebunan, urban farming juga mencakup budidaya dan peternakan.
Salah satu contoh budidaya yang mencakup unsur pertanian dan peternakan adalah Budikdamber. Budikdamber adalah budidaya ikan sekaligus bercocok tanam dengan waktu bersamaan menggunakan media ember. Caranya pun cukup mudah.
Pertama isi air ke dalam ember besar sampai empat per lima bagian, lalu masukkan bibit ikan yang akan dibudidayakan, misalnya ikan lele. Pilihlah ikan lele yang sehat dan lincah, tidak memiliki bercak putih atau seperti cacar di area badannya, kumis lurus tidak patah dan tidak sariawan.
Kedua, siapkan gelas plastik bekas kemudian isi dengan arang dan masukkan bibit tanaman di dalamnya. Pilihlah tanaman seperti kangkung, pokcoy, daun mint, atau bayam. Untuk kangkung hanya membutuhkan waktu 21 hari sedangkan untuk pokcoy membutuhkan waktu | bulan. Selanjutnya gelas plastik berisi arang dan bibit tanaman tersebut diletakkan ke dalam ember berisi ikan lele dengan dikaitkan menggunakan kawat agar tidak jatuh.
Setelah itu, berikan makan kepada ikan setelah 4 jam dimasukkan dalam air. Pemberian makan ikan tidak boleh terlalu banyak agar tidak membuat air pada ember mudah kotor dan berbau. Terakhir yaitu harus rutin membersihkan ember. Pembersihan ember harus dilakukan agar tidak membuat air menjadi bau minimal seminggu sekali.

Penyusun : Rona Raissa Hapsari
Sumber :
https://bobo.grid.id/read/082384200/apa-yang-dimaksud-dengan-urban-farming-ketahui-2page=allkeuntungan-urban-farming-

https://www.alinea.id/gaya-hidup/budikdamber-berkebun-dan-budi-daya-ikan-di-lahan-terbatas-b1ZMZ9utH
https://www.cendananews.com/2020/04/budi-daya-ikan-dengan-media-ember-kenapa-tidak.html
https://www.suara.com/news/2020/07/17/184954/tips-trik-mengembangkan-hidroponik-dan-budikdamber-untuk-pemula
Disadur dari https://perpus.jatengprov.go.id/component/content/article/9-berita/1678-budikdamber-budidaya-ikan-dengan-media-ember?Itemid=101

Post Terkait

11 Feb 2021

MENGENAL COVID-19

0 Komentar

KELUAR